Dr. H. Suf Kasman, M. Ag., M.H., M. Pd

"๐•ƒ๐•–๐•Ÿ๐•ค๐•’ ๐•๐•ฆ๐•ฃ๐•Ÿ๐•’๐•๐•š๐•ค๐•ฅ๐•š๐•œ ๐•€๐•ค๐•๐•’๐•ž๐•š ๐Ÿ’ฅ๐—ก๐—”๐—ง๐—”๐—Ÿ ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—”๐— ๐—”: ๐—š๐—˜๐—ฅ๐—•๐—”๐—ก๐—š ๐—ž๐—˜๐— ๐—จ๐—ฅ๐—ง๐—”๐——๐—”๐—ก๐Ÿ’ฅ ๐™Ž๐™ช๐™› ๐™†๐™–๐™จ๐™ข๐™–๐™ฃ Wahai umat tauhid, dengarlah gema notifikasi ini. Langit seolah terbelah mengetahui ๐—ก๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ sebentar

lagi dipentaskan. Ketahuilah, ๐—ก๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ bukanlah jembatan persaudaraan, melainkan bom waktu yang dirancang untuk meluluhlantakkan fondasi imanmu, iman kita, hingga menjadi debu yang terbang dihempas badai kesesatan. Jangan biarkan dirimu terjerat dalam jaring laba-laba โ€˜kemurtadanโ€™ yang dipintal dengan benang-benang tipis kepalsuan. Undangan

๐—ก๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ akan menjadi racun โ€˜Sianidaโ€™ yang disuntikkan ke nadi akidah Muslim. Setetes demi setetes, ia merayap mematikan saraf keyakinanmu. Ajakan ๐—ก๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ bukan sekadar seremoni. Bukan pula undangan tali persaudaraan. Melainkan, ๐—ก๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ adalah teater horor di mana batas

suci antara haq dan bathil dilarungkan ke samudra ketidakpastian. Jangan gadaikan mutiara iman yang tak terhingga, hanya karena bujuk rayu palsu atau hadiah dunia yang tak abadi! Saudaraku! Sadarlah, apa yang mereka sebut toleransi berwujud ๐—ก๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ sebenarnya pengkhianatan kolosal. Representasi lain dari panggilan ๐—ก๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—น

๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ tak lebih fatamorgana di padang pasir kesyirikan; nampaknya seperti air yang menyegarkan, padahal ๐—ก๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ adalah jurang kemurtadan yang menganga lebar, siap menelan jiwamu ke dalam kegelapan abadi. "๐™๐™ฃ๐™ฉ๐™ช๐™ ๐™ข๐™ช ๐˜ผ๐™œ๐™–๐™ข๐™–๐™ข๐™ช, ๐˜ฟ๐™–๐™ฃ ๐™๐™ฃ๐™ฉ๐™ช๐™ ๐™ ๐™ช๐™ก๐™–๐™

๐˜ผ๐™œ๐™–๐™ข๐™–๐™ ๐™ช." (QS. Al-Kafirun: 6). โ€œ๐˜“๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ช๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜ธ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ช๐˜ฏโ€ batas iman terukir indah. Saudaraku! Bacalah kitab suci Al-Qurโ€™an-mu, sebab di dalamnya terdapat pendar-pendar cahaya terpancar, ikuti jalan-Nya, hindari kegelapan ๐˜”๐˜ข๐˜ฑ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ฐโ€™-๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ฐโ€™.

Inilah benteng baja terakhir kita wahai Muslim, jangan biarkan akidah runtuh! Jangan biarkan perisai dan tamengmu jebol oleh palu kebijakan buta arah atau rayuan setan yang memoles kemungkaran dengan gincu perayaan ๐—ก๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ. Kini hadir, Sรฉtang Mallino (insan berkalbu iblis): Senyum sumringah, dalih agama diperdagangkan, demi memangsa nurani tanpa belas

kasihan. Saudaraku! Bila Anda ikut merayakan ๐—ก๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ, sama saja dengan melangkah anggun di atas bara api neraka yang menyala-nyala. Lidahmu mungkin bergumam "๐’๐ž๐ฅ๐š๐ฆ๐š๐ญ ๐‡๐š๐ซ๐ข ๐๐š๐ญ๐š๐ฅ", namun ketahuilah, setiap hurufnya adalah belati yang menikam jantung tauhidmu. Bagaimana mungkin kau mengkhianati Allah

dan Rasul-Nya demi sebuah harmoni semu? Jauhi api ini sebelum ๐—ก๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ merontokkan seluruh amalmu. Lindungi anak-anakmu. Jaga keluargamu dari bahaya laten yang lebih mematikan dari wabah Corona & penyakit mana pun. (QS. At-Tahrรฎm: 6) Jangan biarkan rumah tanggamu menjadi kuburan massal bagi iman yang telah lama kau pupuk dengan sujud. Wahai Muslim

Sejati! Bukalah matamu! Akidah suci adalah harga mati yang tak boleh ditawar di pasar murah politik fana. Jangan biarkan dirimu tergelincir ke lembah getir yang penuh penyesalan. Teguhkan " ๐˜“๐˜ข๐˜ข ๐˜๐˜ข๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข ๐˜๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜”๐˜ถ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ณ ๐˜™๐˜ข๐˜ด๐˜ถ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ (Tidak ada Tuhan selain Allah dan (Nabi) Muhammad adalah

utusan Allah) sebagai perisai dari godaan syirik. Kobarkan semangat membela agama, selamatkan akidah dari bahaya pemurtadan. Pilihlah jalanmu: Surga yang abadi atau Neraka Jahannam yang menanti bagi para pengkhianat iman. Sekali Tergelincir, Murtad Jadinya. ๐˜ผ๐™‡๐™‡๐˜ผ๐™ƒ๐™ ๐˜ผ๐™†๐˜ฝ๐˜ผ๐™, ๐˜ผ๐™‡๐™‡๐˜ผ๐™ƒ๐™ ๐˜ผ๐™†๐˜ฝ๐˜ผ๐™, ๐˜ผ๐™‡๐™‡๐˜ผ๐™ƒ๐™ ๐˜ผ๐™†๐˜ฝ๐˜ผ๐™.

Bersambungโ€ฆ! ๐‰๐ฎ๐ฆ๐š๐ญ, ๐Ÿ๐Ÿ— ๐ƒ๐ž๐ฌ๐ž๐ฆ๐›๐ž๐ซ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ“"